Generasi Kedua Mazda CX-3 akan Semakin Besar dan Bertenaga

Mazda CX-3

Mazda rupanya kini sedang mempersiapkan generasi kedua CX-3. Nantinya mobil ini diperkirakan akan lebih besar dan bertenaga dibandingkan generasi yang ada saar ini.

Dikutip dari Motor1, generasi kedua SUV compact ini akan menggunakan sasis SkyActiv II. Sasis ini sama dengan yang akan digunakan Mazda3 generasi berikutnya yang meluncur 2019.

Jika saat ini sasis CX-3 mengadopsi sasis yang sama dengan Mazda2, maka akan lebih besar jika naik kelas ke Mazda3. Efeknya dimensi juga akan lebih besar dibandingkan pendahulunya.

Ruang kabin yang lebih lega dan lebih nyaman bagi penumpang, khususnya ruang kaki di bagian belakang. Dimensi yang lebih besar juga menjanjikan memiliki daya tampung barang yang lebih banyak.

Selain itu mobil tersebut menggunakan basis baru yang mencakup sistem suspensi belakang torsion yang direkayasa ulang, sehingga mengurangi tingkat kebisingan dan getaran yang memasuk kedalam kabin.

“Nantinya, torsion beam axle baru kami akan jauh lebih baik daripada suspensi multi-link yang digunakan sekarang. Jadi kami memilih itu dalam mengurangi kebisingan jalan yang masuk ke dalam kabin bagi pelanggan,” katanya,” ujar Director Research & Development Mazda, Kiyoshi Fujiwara, dikutip dari Motor1 yang menyadur GoAuto.

Jantung pacu CX-3 generasi kedua juga akan mengadopsi mesin SkyActiv-X yang dilengkapi dengan Spark Controlled Compression Ignition (SPCCI). Diperkirakan tenaganya akan mencapai 190 daya kuda dan torsi 230 Nm, namun tetap irit bahan bakar layaknya mesin diesel.

Diproyeksikan generasi kedua CX-3 akan menjadi lawan yang sepadan pada 2020. Mengingat peluncurannya akan dilakukan setelah penjualan All New Mazda3 pada 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.